ALL-FOR-DOTA

Defense of the Ancients (Dota) telah mengukir sejarahnya sendiri di dunia games. Dota Allstars pertama kali muncul dalam Blizzcon pada tahun 2005. Sejak itu, Dota Allstars mulai muncul dalam berbagai turnamen, termasuk World Cyber Games Malaysia dan Singapura pada tahun 2005, dan World Cyber Games Asia pada tahun 2006. Dota Allstars juga kini masuk dalam liga CyberEvolution. Dan Electronic Sports World Cup (ESWC) yang merupakan kejuaraan olahraga elektronik profesional tingkat internasional akhirnya memunculkan Dota Allstars pada tahun 2008.

Dota sendiri pada awalnya muncul dalam berbagai versi, termasuk Dota Allstars, yang sekarang menjadi paling populer. Eul, adalah pembuat map (mapmaker) yang pertama kali membuat Dota dari permainan Warcraft III: Reign of Chaos. Ketika ekspansi Warcraft III: The Frozen Throne dirilis oleh Blizzard, Eul tidak meneruskan proyek Dota-nya. Berbagai jenis DotA pun kemudian dibuat berdasarkan versi awal, tetapi Dota Allstars adalah versi yang menjadikan Dota populer. Skenario Dota Allstars dikembangkan oleh pembuat map dengan nama Guinsoo. Setelah versi 6.x, pembuat map lainnya dengan nama IceFrog mengambil alih pengembangan skenario. IceFrog memperbaiki bug dan menambah fitur-fitur baru. Setiap versi yang dirilis disertai dengan changelog.

Permainan ini mendapat dukungan kuat dari komunitas melalui forum resmi. Pengguna dapat memasukan ide hero atau barang baru, beberapa akan ditambah kedalam map. Pemain telah mengkontribusikan ikon dan deskripsi hero serta membuat karya seni yang ditampilkan ketika map sedang loading, dan usulan untuk perubahan hero atau benda yang ada ditanggapi dengan serius. IceFrog pernah merubah hero baru dalam waktu kurang dari dua minggu setelah versi baru map dirilis. Versi skenario dimana hero musuh dijalankan oleh artificial intelligences (AI) juga telah dirilis. Dan sekarang, Dota Allstars telah menjadi pengaruh terbesar dalam game Demigod yang dikembangkan oleh Gas Powered Games.
...Selengkapnya.....